Showing posts with label JURNAL. Show all posts
Showing posts with label JURNAL. Show all posts

Sunday, October 22, 2017

PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA

Setiap siswa pada hakikatnya kreatif. Untuk mengembangkan potensi kreatif siswa diperlukan lingkungan yang dapat memfasilitasi perkembangan potensi kreatif. Salah satu layanan bimbingan dan konseling yang efektif untuk mengembangkan kreativitas siswa adalah layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model bimbingan kelompok dengan teknik mind mapping untuk mengembangkan kreativitas siswa SMP N 2 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (Educational Research and Development). Hasil implementasi model menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok dengan teknik mind mapping terbukti efektif mengembangkan kreativitas siswa. Tingkat kreativitas siswa mengalami kenaikan sebesar 8,2% dari sebelumnya 66,1% meningkat menjadi 74,3%. Peningkatan tersebut terjadi pada semua aspek kreativitas. Hasil uji statistik wicoxon menunjukkan nilai probabilitas dibawah 0,05 (0,0025<0,05), artinya bahwa bimbingan kelompok teknik mind mapping efektif untuk mengembangkan kreativitas siswa. Disarankan bagi guru khususnya guru bimbingan dan konseling untuk selalu meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling, dan model bimbingan kelompok dengan teknik mind mapping yang dikembangkan dalam penelitian ini hendaknya dapat digunakan konselor sebagai salah satu model layanan dalam membantu siswa SMP untuk mengembangkan kreativitas siswa.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI TEKNIK PSIKODRAMA UNTUK MENGEMBANGKAN KONSEP DIRI POSITIF

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Tujuan penelitian ini adalah: dapat ditemukannya model bimbingan kelompok melalui teknik psikodrama yang efektif untukmengembangkan konsep diri positif siswa kelas IX SMP 2 Mejobo Kudus Tahun Pelajaran2012/2013. Untuk menghasilkan model bimbingan kelompok melalui teknik psikodrama untuk mengembangkan konsep diri positif siswa tersebut, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan dengan tahap-tahap penelitian sebagai berikut: (1) Studi Pendahuluan, (2) Perencanaan, (3) Pengembangan Model Hipotetik, (4) Penelaahan Model Hipotetik, (5) Revisi, (6) Uji Coba Terbatas. Sedangkan subjek uji coba adalah kelas IX SMP N 2 Mejobo kudus Tahun Pelajaran 2012/2013. Pada tataran teknis diterapkan: metode analisis deskriptif, metode partisipatif kolaboratif, dan metode Quasi eksperimen. Hasil secara umum dalam penelitian ini yakni ditemukannya model bimbingan kelompok melalui teknik psikodrama yang efektif untuk mengembangkan konsep diri positif. Serta berda arkan hasil analisis, kemudian dikonsultasikan dengan tabel uji t dengan N=10 taraf signifikan 5%=2,228 ternyata hasil perhitungan lebih besar dari harga tabel (17,2>2,228) maka dapat dikatakan signifikan.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK STIMULUS CONTROL UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA

Penelitian ini dilakukan berdasarkan temuan empirik yang menunjukkan bahwa tingkatkemandirian belajar siswa kelas X MA NU BANAT Kudus tahun pelajaran 2012/2013 mayoritas berada pada kategori rendah. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model bimbingan kelompok untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok dengan teknik stimulus control efektif meningkatkan kemandirian belajar siswa. Faktanya pada uji hipotesis menunjukkan bahwa semua indikator kemandirian belajar siswa mengalami peningkatan signifikan setelah mendapatkan intervensi bimbingan kelompok dengan teknik stimulus control. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa semua indikator kemandirian belajar memperoleh nilai signifikansi atau nilai probabilitas < 0,05. Dengan demikian hipotesa nol (Ho) yang berbunyi rata-rata kemandirian belajar siswa sebelum dan sesudah eksperimen adalah identik/sama ditolak. Artinya rata-rata kemandirian belajar siswa sebelum dan sesudah intervensi terdapat perbedaan atau mengalami peningkatan.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

Saturday, October 21, 2017

PENGEMBANGAN MODEL LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PROSOSIAL

Berdasarkan studi pendahuluan pada SMP Negeri 22 Semarang ditemukan bahwa sikap prososial siswa berada pada kategori tinggi, namun terdapat siswa dengan tingkat sikap prososial rendah yang ditunjukkan dengan kurangnya untuk menolong, berempati dan bekerjasama, serta kurangnya beramal. Penelitian ini bertujuan sebagai berikut: (1) mengetahui pelaksanaan bimbingan bimbingan kelompok, (2) mengetahui sikap prososial siswa, (3) menghasilkan model yang efektif untuk membantu meningkatkan sikap prososial siswa, (4) mengetahui keefektifan model bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan sikap prososial siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Berdasarkan hasil uji lapangan diketahui bahwa model bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terbukti efektif dalam meningkatkan sikap prososial siswa. Hal ini ditunjukkan dengan perubahan peningkatan sikap prososial siswa sebelum diberikan perlakuan (pre-test) dan setelah diberikan pengobatan yang  iberikan (post-test) yang merupakan peningkatan dari 17,06%. Hasil yang signifikan output = 0.00 <5%, yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara sikap prososial siswa sebelum diberikan perlakuan (pre- test) dan setelah pengobatan yang diberikan (post-test). Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk membantu siswa meningkatkan sikap prososial dengan mengoptimalkan bimbingan kelompok. Model bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dapat dijadikan salah satu alternatif dalam memaksimalkan mutu pelayanan bimbingan kelompok.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

MODEL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS FALSAFAH HIDUP MASYARAKAT LAMPUNG UNTUK MENGURANGI PRASANGKA SOSIAL

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model bimbingan kelompok berbasis falsafah hidup masyarakat Lampung untuk mengurangi prasangka sosial siswa. Metode penelitian menggunakan Educational Research and Development dengan subjek penelitian berjumlah 12 orang yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok berbasis falsafah hidup masyarakat Lampung terbukti efektif untuk mengurangi prasangka sosial siswa. Berdasarkan analisis skor pada skala prasangka sosial yang diberikan sebagai pre-test dan post-test atau uji sebelum dan sesudah diberikan treatment dengan model bimbingan kelompok berbasis falsafah hidup masyarakat Lampung, kondisi prasangka sosial siswa mengalami penurunan yang signifikan sebesar 45,68%. Hasil analisis uji t menunjukkan perolehan t-hitung sebesar 2.306 dan t-tabel 2.228 dimana t-hitung ≥ t-tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya model bimbingan kelompok berbasis falsafah hidup masyarakat Lampung yang terdiri dari rasional, tujuan, target intervensi, peran dan fungsi pemimpin kelompok, tahap-tahap, materi layanan, evaluasi dan tindak lanjut efektif untuk mengurangi prasangka sosial siswa.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

MODEL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS NILAI BUDAYA SUKU TOLAKI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model bimbingan kelompok berbasis nilai budaya suku Tolaki untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode research and development dengan subjek penelitian berjumlah 10 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok berbasis nilai budaya suku Tolaki terbukti efektif untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. Berdasarkan analisis skor terhadap skala keterampilan sosial yang diberikan kepada subjek penelitian sebelum diberikan perlakuan (pre-test) dan sesudah diberikan perlakuan (post-test) menggunakan bimbingan kelompok berbasis nilai budaya suku Tolaki, tingkat keterampilan sosial siswa mengalami peningkatan 150 poin atau sebesar 13,71%. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan rumus uji t dengan menggunakan bantuan perangkat lunak (software) SPSS 18.00 for Windows, nilai signifikansi hitung (Sig.2-tailed) yang diperoleh adalah 0,002 pada taraf signifikansi 95%. Oleh karena nilai signifikansi hitung < 0,05 maka hipotesis alternatif (Ha) diterima yang berarti bahwa model bimbingan kelompok berbasisnilai budaya suku Tolaki terbukti mampu untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

MODEL EVALUASI LAYANAN INFORMASI BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS CONTEXT INPUT PROCESS PRODUCT (CIPP)

Guru BK belum memahami evaluasi layanan informasi bimbingan dan konseling di sekolah dan guru BK membutuhkan evaluasi layanan informasi yang komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kebutuhan guru BK akan model evaluasi layanan informasi bimbingan dan konseling berbasis CIPP, serta menemukan model evaluasi layanan informasi bimbingan dan konseling berbasis CIPP. Subyek penelitian berjumlah 30 orang guru BK dengan teknik area purpose random sampling. Metode penelitian dengan metode Research and Development (R&D) yang dilaksanakan dengan 6 langkah yaitu studi literatur, studi lapangan, deskripsi dan temuan, perumusan desain, validasi ahli praktisi serta model final. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, studi dokumentasi dan focus group discussion. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi yaitu dengan menganalisa dari berbagai macam sumber data. Hasil Penelitian Guru BK sangat membutuhkan panduan evaluasi layanan informasi BK berbasis CIPP  ni terbukti dari hasil focus group discussion memperoleh skor rata-rata 3.81.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

MODEL LAYANAN BK KELOMPOK TEKNIK PERMAINAN (GAMES) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA

Hasil studi pendahuluan pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah I Melati Sleman Yogyakarta ditemukan sebanyak 62% siswa memiliki keterampilan komunikasi interpersonal cukup. Sebagai upaya dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa, Guru BK memerlukan adanya model layanan bimbingan kelompok teknik permainan (games). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model layanan bimbingan kelompok teknik permainan (games) yang efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa yang sesuai dengan kebutuhan dan visibilitas di SMP Muhammadiyah I Melati Sleman Yogyakarta. Model penelitian ini adalah researc and development dengan pendekatan mixed kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji coba terbatas yang dianalisis dengan Independent Sample T-Test diperoleh perhitungan nilai t sebesar 4,734 dan mempunyai nilai signifikansi sebesar 0,00 (p<0,05) sehingga dapat dinyatakan ada pengaruh yang signifikan (efektif) dari penggunaan teknik permainan (games) dalam meningkatkan keterampilan kmunikasi interpersonal siswa.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN KEPRAMUKAAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SISWA

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : ditemukannya model bimbingan kelompok melalui kegiatan kepramukaan untuk meningkatkan kemandirian siswa kelas VII. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan langkah-langkah sebagai berikut : (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba terbatas, (7) revisi hasil uji coba terbatas. Hasil uji coba model bimbingan kelompok melalui kegiatan kepramukaanyang telah dikembangan, efektif dan dapat meningkatkan kemandirian siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan score pre test terhadap post test pada skala kemandirian kelompok treatment dan kelompok control secara umum37,63 (66,25 – 28,62). Konselor yang aktif dalam kepramukaan disarankan melakukan bimbingan kelompok melalui kegiatan kepramukaan karena efektif dapat meningkatkan kemandirian siswa. Selanjutnya bimbingan kelompok melalui kepramukaan perlu diujicobakan di sekolah lain.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

PROGRAM BK PERKEMBANGAN UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN KEMATANGAN EMOSI SISWA SMP NEGERI 2 KERSANA KABUPATEN BREBES

___________________________________________________________________
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat kematangan emosi siswa SMP, padahal mereka segera memasuki usia remaja yang perkembangan kognisinya perlu diimbangi dengan kematangan emosional agar mereka bisa tumbuh dan berkembang secara harmonis antara kognisi dan emosinya. Sementara pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah juga belum maksimal, lantaran program berjalan tidak jelas dan belum didasarkan pada kebutuhan dari pelaksanaannya. Pendekatan penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model pengembangan Borg & Gall. Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 216 siswa dan teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling dengan jumlah 124 siswa. Hasil uji terbatas dalam bentuk layanan kegiatan bimbingan dan konseling, dengan keterwakilan materi dari setiap kompetensi dasar, efektif dan dapat meningkatkan kematangan emosi siswa. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis Ho ditolak. Penolakan Ho berarti ada perbedaan antara rata-rata tingkat keatangan emosi siswa dari perbandingan pretes dan postes.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.


KEEFEKTIFAN BK KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN UNTUK MENGURANGI COMMUNICATION APPREHENSION SISWA SMA KELAS X

Dalam komunikasi antar pribadi seseorang kadang-kadang mempunyai ketakutan untuk melakukan komunikasi (communication apprehension). Dalam beberapa kasus dijumpai konselor dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok kepada siswa hanya sebatas menjelaskan atau memberi ceramah kepada siswa. Permainan merupakan salah satu media bimbingan dan konseling dalam menghadapi konseli. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi empiris secara deskriptif communication apprehensif siswa SMA kelas X sebelum dan sesudah diberikan bimbingan kelompok dengan menggunakan permainan serta untuk menguji keefektifan bimbingan kelompok dengan menggunakan permainan mampu mengurangi communication apprehensif siswa SMA kelas X. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental, dengan desain eksperimen One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah siswa SMA kelas X yang memiliki skor communication apprehension tinggi. Metode pengumpulan data dengan menggunakan skala psikologis communication apprehension. Teknik a alisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji wilxocon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata communication apprehension setelah mendapatkan layanan bimbingan kelompok persentase rata-rata tersebut mengalami penurunan. Mendasarkan pada hasil penelitian ini, disarankan; 1)Konselor dalam mengurangi communication apprehension siswa hendaknya dirancang melalui bimbingan kelompok dengan menggunakan jenis permainan; 2) Hendaknya dalam memilih permainan dalam bimbingan kelo ok senantiasa memilih permainan yang menarik dan merangsang berkurangnya communication apprehension.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.


PENGEMBANGAN MODEL BK KELOMPOK BERBASIS ISLAMI UNTUK PENINGKATAN KONSEP DIRI

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Tujuan dari penelitian ini adalah Menemukan
model Bimbingan Kelompok berbasis Islami untuk meningkatkan Konsep Diri siswa SMA Muhammadiyah Kudus.. Untuk menghasilkan Model Bimbingan Kelompok Berbasis Islami dalam Meningkatan Konsep Diri Siswa tersebut peneliti menggunakan rancangan penelitian pengembangan dengan tahapan-tahapan (1) Persiapan Pengembangan Model (2) Merancang Model Hipotetik (3) Uji Kelayakan Model.( 4) Revisi Model Hipotetik (5) Uji Coba Terbatas (6) Revisi Hasil Uji Coba Terbatas Model Bimbingan Kelompok Berbasis Islami dalam Meningkatan Konsep Diri. Subjek uji coba adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kudus tahun pelajaran 2010/2011. Pada tataran teknis dilakukan analisis data kuantitatif dengan metode pre-experimental design berupa one-group pretest-posttest design, dan analisis data kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Hasil secara umum dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Model Bimbingan Kelompok Berbasis Islami dapat Meningkatkan Konsep Diri Siswa (karena ditemukan bahwa Uji t hitung = 17.562 > t tabel = 1.703 (dengantaraf signifikansi 0.05) maka dapat dikatakan bahwa t hitung> t tabel).

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

BIMBINGAN TEMAN SEBAYA UNTUK MENGEMBANGKAN SIKAP NEGATIF TERHADAP PERILAKU SEKS TIDAK SEHAT

Tujuan penelitian ini adalah ditemukannya model bimbingan teman sebaya yang dapat mengembangkan sikap negatif terhadap perilaku seks tidak sehat remaja. Metode penelitian adalah penelitian pengembangan. Hasil penelitian ditemukan model bimbingan teman sebaya untuk mengembangkan sikap negatif terhadap perilaku seks tidak sehat pada remaja yang terdiri dari: (a) rasional, (b) pengertian, (c) tujuan, (d) asumsi, (e) target intervensi, (f) tahapan dan materi pelatihan, (g) kompetensi dan peran guru bimbingan konseling, (h) dukungan sistem, (i) evaluasi dan indikator keberhasilan. Hasil uji coba terbatas yang dibuktikan dengan analisis uji t menunjukkan ada perbedaan signifikan antara skor pre test dan post test meningkat sebanyak 30,25. Dengan demikian, disimpulkan bahwa model bimbingan teman sebaya efektif untuk mengembangkan sikap negatif terhadap perilaku seks tidak sehat pada remaja.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

Tuesday, October 17, 2017

Jurnal Bimbingan dan Konseling: Dampak Konseling Kelompok Cognitive Behavior Therapy dengan Teknik Stress Inoculation Training terhadap Toleransi Distres Akademik melalui Hardiness

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak konseling kelompok cognitive behavior therapy, dengan teknik stress inoculation training terhadap toleransi distres melalui hardiness mahasisiwi Akademi Kebidanan Abdi Husada Semarang. Metode penelitian yang digunakan eksperimen, desain pretest-postest control grup dengan melibatkan subjek penelitian sebanyak 16 orang yang dipiliah secara proposive dari 70 mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa terdapat efek langsung langsung konseling kelompok cognitive behavior therapi teknik stress inoculation training terhadap toleransi distres akademik, serta efek tidak angsung melalui hardiness sebagai mediasi yang memiliki hubungan yang positif terhadap toleransi distres akademik.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

Jurnal Bimbingan dan Konseling: Prediksi Self-Esteem, Social Support dan Religiusitas terhadap Resiliensi

Resiliensi siswa belum yang memadai sehingga kesulitan menghadapi masalah, cenderung mencari pelarian dan tidak mau menghadapi masalah. Penelitian mengenai resiliensi dengan self-esteem, social support dan religiusitas masih menunjukkan hasil yang berbeda. Penelitian bertujunan untuk mengetahui prediksi self-esteem dengan resiliensi, social support dengan resiliensi, religiusitas terhadap resiliensi. sampel berjumlah 144 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara Self-esteem dengan resiliensi memiliki hubungan signifikan, Social support dengan resiliensi memiliki hubungan signifikan, religiusitas dengan resiliensi memiliki hubungan signifikan. Hasil temuan ini dapat memastikan signifikan hubungan antar variabel dan memberikan implikasi bagi pelayanan bimbingan dan konseling.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini

NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

Jurnal Bimbingan dan Konseling: Konseling Kelompok Teknik Self Instruction dan Cognitive Restructuring untuk Mengurangi Prokrastinasi Akademik

Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengidentifikasi keefektifan konseling kelompok dengan teknik self instruction dan cognitive restructuring untuk mengurangi perilaku prokratinasi akademik siswa, dan (2) membandingkan konseling kelompok teknik self instruction atau cognitive restructuring yang lebih efektif untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa. Desain pre-test post test control group design”, diterapkan pada 21 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) konseling kelompok teknik self instruction dan cognitive restructuring efektif mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa, (2) konseling kelompok teknik self instruction lebih efektif dibandingkan teknik cognitive restructuring. Implikasi bagi peneliti lanjut dan pelayanan bimbingan konseling di sekolah didiskusikan dengan metode ini.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini

NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

Jurnal Bimbingan dan Konseling: Perilaku Menyimpang dan Tindak Kekerasan Siswa SMP di Kota Pekalongan

Tujuan penelitian ini untuk (1) memperoleh gambaran pelaksanaan bimbingan kelompok SMA Negeri Semarang, (2) memperoleh gambaran tingkat leadreship siswa, (3) menghasilkan model bimbingan kelompok berbasis sifat-sifat Rasulullah untuk meningkatkan leadreship siswa, (4) mengetahui keefektifan model. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan penyebaran skala leadreship siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa bimbingan kelompok telah dilaksanakan namun kurang efektif dalam meningkatkan leadreship siswa. Gambaran tingkat leadreship siswa di SMA Negeri 2 Semarang krieteria tinggi sebanyak 13,19%, kriteria sedang 73,61%, kriteria kurang 11,80%, kriteria rendah 1,38%. Model bimbingan kelompok berbasis sifat-sifat Rasulullah yang dikembangkan dalam penelitian ini efektif untuk untuk meningkatkan leadership siswa.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini

NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

Jurnal Bimbingan dan Konseling: Model Bimbingan Kelompok dengan Teknik Modeling untuk Meningkatkan Kematangan Karir Siswa

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pelaksanaan bimbingan kelompok di SMK Negeri Kota Kupang, (2) mendeskripsikan tingkat kematangan karir siswa di SMK Negeri Kota Kupang, (3) menghasilkan model bimbingan kelompok dengan teknik modeling untuk meningkatkan kematangan karir siswa SMK Negeri Kota Kupang, dan (4) menganalisis keefektifan model. Desain yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Sebanyak 10 siswa terlibat sebagai sampel penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) layanan bimbingan kelompok sudah dilaksanakan di SMK Negeri Kota Kupang, namun belum optimal, (2) tingkat kematangan karir siswa SMK Negeri Kota Kupang sebesar 31% (kategori sedang), (3) dihasilkan model bimbingan kelompok dengan teknik modeling untuk meningkatkan kematangan karir siswa SMK Negeri Kota Kupang, (4) model layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling efektif untuk meningkatkan kematangan karir. Peningkatan tersebut terjadi pada semua aspek kematangan karir. Ini berarti model bimbingan kelompok dengan teknik modeling efektif untuk meningkatkan kematangan karir siswa.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini:

NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

Download Jurnal: Model Konseling Kelompok dengan Teknik Penguatan Positif untuk Mereduksi Prokrastinasi Akademik Siswa

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan dan menguji keefektifan model konseling kelompok dengan teknik penguatan positif untuk mereduksi prokrastinasi akademik siswa. Penelitian ini menggunakan metode research and Development dengan populasi siswa SMK Pelayaran Semarang. Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik penguatan positif efektif untuk mereduksi prokrastinasi akademik siswa.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini:

NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

Jurnal Bimbingan dan Konseling: Model Bimbingan Kelompok menggunakan Games untuk Meningkatkan Hubungan Interpersonal Siswa

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pelaksanaan bimbingan kelompok, (2) menganalisis tingkat hubungan interpersonal siswa di SMP Negeri 5 Kota Kupang, (3) menghasilkan model bimbingan kelompok menggunakan games untuk meningkatkan hubungan interpersonal siswa (4) mengetahui efektivitas model bimbingan kelompok yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Populasi dalam penelitian ini  adalah siswa kelas IX SMP Negeri 5 Kota Kupang yang berjumlah 256 orang, sedangkan jumlah sampel sebanyak 10 siswa dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bimbingan kelompok sudah dilaksanakan  namun, belum menggunakan teknik tertentu dalam pelaksanaannya; (2) hasil penyebaran skala hubungan interpersonal pada 62 siswa kelas IX SMP Negeri 5 Kota Kupang diketahui bahwa 45,16% siswa berada pada kategori kurang; (3) dihasilkan model bimbingan kelompok menggunakan games untuk meningkatkan hubungan interpersonal siswa, (4) model bimbingan kelompok efektif untuk meningkatkan hubungan interpersonal siswa.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini:

NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com