Saturday, October 21, 2017

PENGEMBANGAN MODEL LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PROSOSIAL

Berdasarkan studi pendahuluan pada SMP Negeri 22 Semarang ditemukan bahwa sikap prososial siswa berada pada kategori tinggi, namun terdapat siswa dengan tingkat sikap prososial rendah yang ditunjukkan dengan kurangnya untuk menolong, berempati dan bekerjasama, serta kurangnya beramal. Penelitian ini bertujuan sebagai berikut: (1) mengetahui pelaksanaan bimbingan bimbingan kelompok, (2) mengetahui sikap prososial siswa, (3) menghasilkan model yang efektif untuk membantu meningkatkan sikap prososial siswa, (4) mengetahui keefektifan model bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan sikap prososial siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Berdasarkan hasil uji lapangan diketahui bahwa model bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terbukti efektif dalam meningkatkan sikap prososial siswa. Hal ini ditunjukkan dengan perubahan peningkatan sikap prososial siswa sebelum diberikan perlakuan (pre-test) dan setelah diberikan pengobatan yang  iberikan (post-test) yang merupakan peningkatan dari 17,06%. Hasil yang signifikan output = 0.00 <5%, yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara sikap prososial siswa sebelum diberikan perlakuan (pre- test) dan setelah pengobatan yang diberikan (post-test). Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk membantu siswa meningkatkan sikap prososial dengan mengoptimalkan bimbingan kelompok. Model bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dapat dijadikan salah satu alternatif dalam memaksimalkan mutu pelayanan bimbingan kelompok.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

MODEL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS FALSAFAH HIDUP MASYARAKAT LAMPUNG UNTUK MENGURANGI PRASANGKA SOSIAL

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model bimbingan kelompok berbasis falsafah hidup masyarakat Lampung untuk mengurangi prasangka sosial siswa. Metode penelitian menggunakan Educational Research and Development dengan subjek penelitian berjumlah 12 orang yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok berbasis falsafah hidup masyarakat Lampung terbukti efektif untuk mengurangi prasangka sosial siswa. Berdasarkan analisis skor pada skala prasangka sosial yang diberikan sebagai pre-test dan post-test atau uji sebelum dan sesudah diberikan treatment dengan model bimbingan kelompok berbasis falsafah hidup masyarakat Lampung, kondisi prasangka sosial siswa mengalami penurunan yang signifikan sebesar 45,68%. Hasil analisis uji t menunjukkan perolehan t-hitung sebesar 2.306 dan t-tabel 2.228 dimana t-hitung ≥ t-tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya model bimbingan kelompok berbasis falsafah hidup masyarakat Lampung yang terdiri dari rasional, tujuan, target intervensi, peran dan fungsi pemimpin kelompok, tahap-tahap, materi layanan, evaluasi dan tindak lanjut efektif untuk mengurangi prasangka sosial siswa.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

MODEL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS NILAI BUDAYA SUKU TOLAKI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model bimbingan kelompok berbasis nilai budaya suku Tolaki untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode research and development dengan subjek penelitian berjumlah 10 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok berbasis nilai budaya suku Tolaki terbukti efektif untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. Berdasarkan analisis skor terhadap skala keterampilan sosial yang diberikan kepada subjek penelitian sebelum diberikan perlakuan (pre-test) dan sesudah diberikan perlakuan (post-test) menggunakan bimbingan kelompok berbasis nilai budaya suku Tolaki, tingkat keterampilan sosial siswa mengalami peningkatan 150 poin atau sebesar 13,71%. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan rumus uji t dengan menggunakan bantuan perangkat lunak (software) SPSS 18.00 for Windows, nilai signifikansi hitung (Sig.2-tailed) yang diperoleh adalah 0,002 pada taraf signifikansi 95%. Oleh karena nilai signifikansi hitung < 0,05 maka hipotesis alternatif (Ha) diterima yang berarti bahwa model bimbingan kelompok berbasisnilai budaya suku Tolaki terbukti mampu untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa.

Jurnal Lengkap dapat didownload pada link di bawah ini


NB: Gunakan Browser Google Crome untuk Memepermudah Download.
Jika Menggunakan Browser Lain, Kemungkinan Akan Diminta Akses Login Google.

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com